Sahabat itu bukan pelarian,
yang bisa kamu manfaatkan saat kamu tidak memiliki kekasih..
Kamu kan lebih sering butuh dia, saat kamu sendiri...
Sahabat itu tentang kebahagiaan yang nyata dan abadi..
Mereka adalah orang yang menemani masa remaja ku, masa SMA sangat tak bisa terlupakan,. kegilaan-kegilaan yang katang terlewat batas, pernah aku rasakan bersama mereka. Aku sayang mereka lebih dari yang mereka tau.. Sahabat lamaku yang tidak akan pernah aku lupakan, dan selamanya akan menjadi sahabatku.
Dan ketika aku dewasa, aku bertemu orang-orang baru, yang nantinya akan menemani kedewasaanku. Aku harus terima, jikasuatu saat nanti mereka juga akan pergi, menjalani hidup mereka masing-masing, dan mungkin melupakanku. Tapi akuberjanji, Aku tidak akan lupa pada kalian...
Siapa mereka..? Mereka adalah Sahabat-sahabat ku yang menemani masa alayku.. SMASHBLAST Lombok yang tercinta... Love you Kawan...
Zaqi Moelandry
Jumat, 14 November 2014
Senin, 10 November 2014
Senja
Sang surya telah tenggelam di ufuk barat
Memngakhiri cerita pagi dan memulai malam
Kabut kegelapan mulai menyelimuti cahaya terang..
Bersembunyi di balik selimut kesedihan,
Menutupi muka dengan telapak tangan,
Sedu tangis berlomba dengan suara jangkrik
Saat itulah kabut kegelapan menyelimuti cahaya terang.
Tetes demi tetes telah berubah menjadi aliran,
Tak cukup deras, tapi terus mengalir dan mengalir,
Hingga akhirnya tak bisa mengalir lagi .
Kabut kegelapan itu benar-benar menyelimuti cahaya terang.
Berharap melihat pelangi dalam gelapnya malam,
Mungkin saja warna itu bisa terlihat dengan jelas,
Namun kebahagiaan itu hanyalah mimpi belaka.
Yang ada hanya kabut kegelapan, yang menyelimuti cahaya terang..
Mencoba tersenyum dalam duka,
Akankah melawan takdir dapat merbah segalanya ?
Aku.. Terpuruk kaku menanti Fajar.. Tanpa Mimpi..
Memngakhiri cerita pagi dan memulai malam
Kabut kegelapan mulai menyelimuti cahaya terang..
Bersembunyi di balik selimut kesedihan,
Menutupi muka dengan telapak tangan,
Sedu tangis berlomba dengan suara jangkrik
Saat itulah kabut kegelapan menyelimuti cahaya terang.
Tetes demi tetes telah berubah menjadi aliran,
Tak cukup deras, tapi terus mengalir dan mengalir,
Hingga akhirnya tak bisa mengalir lagi .
Kabut kegelapan itu benar-benar menyelimuti cahaya terang.
Berharap melihat pelangi dalam gelapnya malam,
Mungkin saja warna itu bisa terlihat dengan jelas,
Namun kebahagiaan itu hanyalah mimpi belaka.
Yang ada hanya kabut kegelapan, yang menyelimuti cahaya terang..
Mencoba tersenyum dalam duka,
Akankah melawan takdir dapat merbah segalanya ?
Aku.. Terpuruk kaku menanti Fajar.. Tanpa Mimpi..
Sabtu, 08 November 2014
Rasa Ini
Sudah lebih tiga tahun aku tak bertemu dengannya..
Namun Tuhan masih mengingatkanku akan sosoknya dalam mimpiku.
Aku merasa tersiksa, setiap kali mimpi tentangnya,
justru membuatku semakin merindukannya.
Aku berharap adanya keajaiban di setiap langkahku,
mungkin saja Tuhan mau berbaik hati mepertemukanku dengannya.
Sosok yang selama ini menghantui tidurku,
akankah menghantui hidupku..
Aku merindukanmu, Cinta pertama ku..
Cinta pertama yang tak pernah jadi milikku.
Hanya aku yang merasa, tanpa rasa pula darinya,
Tapi aku baik-baik saja
Selama aku bisa berada didekatnya, Menjadi sahabat baiknya,
Aku merasa sangat bahagia..
Tapi sekarang, semua taklagi sama,
Apa yang aku rasakan bertahun-tahun yang lalu
Sekarang sudah tidak bisa kurasakan lagi..
Mungkin dia sudah bersama yang lain,
Yang membuatnya bahagia, dan menjadi pelengkap hidupnya..
Aku takut, saat ia sudag tak lagi sendiri, dan
sudah tak ada lagi harapan untukku.
Rasa ini tak kunjung mati......
Namun Tuhan masih mengingatkanku akan sosoknya dalam mimpiku.
Aku merasa tersiksa, setiap kali mimpi tentangnya,
justru membuatku semakin merindukannya.
Aku berharap adanya keajaiban di setiap langkahku,
mungkin saja Tuhan mau berbaik hati mepertemukanku dengannya.
Sosok yang selama ini menghantui tidurku,
akankah menghantui hidupku..
Aku merindukanmu, Cinta pertama ku..
Cinta pertama yang tak pernah jadi milikku.
Hanya aku yang merasa, tanpa rasa pula darinya,
Tapi aku baik-baik saja
Selama aku bisa berada didekatnya, Menjadi sahabat baiknya,
Aku merasa sangat bahagia..
Tapi sekarang, semua taklagi sama,
Apa yang aku rasakan bertahun-tahun yang lalu
Sekarang sudah tidak bisa kurasakan lagi..
Mungkin dia sudah bersama yang lain,
Yang membuatnya bahagia, dan menjadi pelengkap hidupnya..
Aku takut, saat ia sudag tak lagi sendiri, dan
sudah tak ada lagi harapan untukku.
Rasa ini tak kunjung mati......
Dimana Jalan
Dear Cahaya dalam kegelapan
Maukah kau menerangi jalanku..
Aku sendiri disini, takut, dan kesepian...
Maukah kau menuntunku ke tempat yang terang..
Agar aku bisa menemukan siapun dan tak sendiri lagi...
Dear Bunga mawar dalam semak berduri...
Ajari aku bertahan dari duru-duri itu
Ajari aku, bagaimana tetap berani
di tengah kebencian
ajari aku, bagaimana tetap terlihat indah
walau sakit di sekujur tubuhku
Dear pelangi dalam kelamnya mendung
Beritahu aku bagaimana memulai cahaya itu
Beritahu aku bagaimana menghangatkan diri dari dingin itu
beritahu aku, bagaimana menyusun warna itu
agar terlihat padu dan sersi
Semua yang ada dalam diriku
takku tau tentangku......
Maukah kau menerangi jalanku..
Aku sendiri disini, takut, dan kesepian...
Maukah kau menuntunku ke tempat yang terang..
Agar aku bisa menemukan siapun dan tak sendiri lagi...
Dear Bunga mawar dalam semak berduri...
Ajari aku bertahan dari duru-duri itu
Ajari aku, bagaimana tetap berani
di tengah kebencian
ajari aku, bagaimana tetap terlihat indah
walau sakit di sekujur tubuhku
Dear pelangi dalam kelamnya mendung
Beritahu aku bagaimana memulai cahaya itu
Beritahu aku bagaimana menghangatkan diri dari dingin itu
beritahu aku, bagaimana menyusun warna itu
agar terlihat padu dan sersi
Semua yang ada dalam diriku
takku tau tentangku......
Langganan:
Postingan (Atom)


.jpg)